Obrolan di Kala Hujan

Setelah kelas Bahasa Inggris aku sempat mengobrol dengan Paul di koridor sembari menunggu dia.
Kami mengobrol banyak hal hingga akhirnya sampai pada topik mimpi-target-tujuan.
Paul yang berpendapat bahwa kita seharusnya memiliki mimpi yang tinggi sedangkan aku yang masih setia dengan pemikiranku bahwa tidak perlu bermimpi tinggi -yang penting tercapai-.
Dan akhirnya Paul berkata,
“orang tidak menilai kesuksesan kita dari hasil yang kita dapat, tapi mereka menilai dari keberhasilan kita bangkit dari sebuah kegagalan.”
Aku pernah mendengar kalimat itu. Tapi entah kenapa kali ini rasanya berbeda..
Rasanya kalimat itu seperti petir di kala hujan. Benar-benar membuka kesadaranku.
Dan meyakinkanku untuk tidak takut lagi bermimpi sebesar-besarnya. Karena ketika mimpimu jatuh pecahan mimpimu itu masih berukuran besar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s